Assalamu’alaikum readers !
Jumpa lagi hahaha baru beberapa jam yang lalu saya nulis artikel juga
sebenernya, tapi karena udah rindu (lol) sama aktifitas blogging jadi
sore ini mau blogging lagi hehe. Yay its still raining, uu raining in
weekend mungkin ada yang seneng ada yang sedih tapi seharusnya kita
harus syukuri karena semua itu rahmat.Berapa bulan yang lalu saya
iseng-iseng bikin cheesecake dan hasilnya pecaaah enak banget hahaha dan
Sore ini saya mau berbagi resep homemade Japanese Baked Cheese cake
yang mudah banget! Lets check it out
Japanese Baked Cheesecake
Tingkat kesusahan: Mudah
Waktu;40menit + 2-3 jam (didalam pendingin atau kulkas)
Ingredients for Crust (untuk kulit dari cheesecake) :
120g (4.2oz.) vanilla wafers
40g (1.4oz.) butter (softened)
((Cheesecake))
200g (7oz.) cream cheese (softened/dilembutkan)
60g (2.1oz.) sugar
2 egg
150cc fresh cream (or whipping cream is okay)
1 tbsp. lemon juice
3 tbsp. terigu
20g (0.7oz.) butter
Directions:
((Crust))
1. Alasi Loyang dengan waxed paper (kalau gak ketemu waxed paper Loyang bisa di olesi dengan mentega)
2. Hancurkan vanilla wafer dan tambahkan butter kedalamnya and mix well.
((Cheesecake))
1. Panaskan oven sekitar 180C (350F).
2. Campurkan cream cheese with wire whisk (pengocok telur bukan mixer) .
tambahkan gula , masukan telur (little by little), fresh cream, lemon
juice, flour , dan lelehkan butter setelah itu campurkan dan aduk sampai
halus.
3. Setelah bahan tercampur, masukan secara perlahan adonan cheesecake ke
dalam Loyang dan panggang dalam suhu 180C (350F) selama 35-40 minutes.
4. Setelah matang, angkat dan dinginkan sebentar . setelah itu bisa dimasukan ke pendingin/kulkas.
p.s:
1. Cheesecream di indonesia yang halal dan jelas komposisinya merknya
yg saya tau cuma Yummy cheesecream. nyarinya juga gampang di
lottemart,carefour atau Giant.
2.Jus lemon bisa diganti sama YOUC1000 rasa lemon.
3.Buat yang susah nyari freshcream bisa diganti sama whiping cream.
kalau kemarin saya buatnya pakai whiping cream dari Pondan harganya
memang lumayan jauh dari whiping cream eceran tapi soal rasa Pondan enak
banget.
4.Untuk crust wafernya bisa diganti sesuai selera.
Go try it and Good luck xD
Me And Castangle
Minggu, 06 Desember 2015
Kamis, 16 April 2015
Hijab, Jilbab, Khimar
What is the difference Hijab, Jilbab,
Khimar ?
Well, that's what we will discuss in a
moment.
Hijab according to the Quran means cover
in general. Allah SWT. in the Al Ahzabayat 58, ordered to the companions of the
Prophet, there was a time they ask for an item on the Prophet's wife asked from
behind a veil. so, hijab means common, can be a barrier curtains, etc.
So it is sometimes hijab, intended for
the meaning of the veil. The other meaning of hijab is something that covers or
hinders him.
Hijab is also commonly used as a barrier
interaction while Shura. Did anyone ever see the meeting by using the hijab?
Usually with a cloth barrier in the middle of the room.
Hijab is derived from the word meaning
hajaban cover, in other words al-Hijab is an object that covers something.
In this case Shaykh Al Bani rahimahullah
said, "Every Jilbab is Hijab, but not all that Hijab is Jilbab, as they
seem."
continue to Hijab. This was stated in
the command of Allah, Al-Ahzab verse 59: "Let their outer garments over
their bodies ..."
In the terminology, which is considered
the standard dictionary in Arabic, will we find the following definition of
hijab "Hijab means shawl, or wide clothing worn to cover the woman, the
chest and the back of his body"
Can we take the conclusion that Jilbab
in general is wide clothing, loose and cover all parts of the body. As summed
up by Al Qurthuby: "Jilbab is clothing that covers the whole body".
Except face and hands.
Jilbab in the Al-Ahzab (33): 59, is
actually a loose shirt that covers the entire female body from top to bottom.
Already evident, the difference between
the hijab and jilbab? Then return it to its original word in Al-Ahzab: 59.
"Berjilbablah"
Then Khimar, is that commonly called the
Veil. Khimar commands contained in Surah An-Nur verse 31.
Khimar or veil is what can cover the
head, neck and chest without covering the face (Al-Baghdadiy, 1991)
So clearly the difference between the
Hijab, Hijab & Khimar are still loose and close berkhimar entirely new
meaning.
Because Hijab is not just enough to
cover the head to cover the chest, it protects the entire body except the face
and hands.
Selasa, 24 Maret 2015
Sabtu, 07 Maret 2015
Quote Of The Day
"Always make your mother happy or laugh before she goes to bed at night. No matter what don't let her sleep unhappy."
Jumat, 27 Februari 2015
Hello, 27!
Alhamdulillah, today i turned 20!!!! Aku hanya bisa
bersyukur dan bersyukur karena masih bisa bernafas di umurku yang sudah menginjak
20 ini. Kalian tahu, di tahun ini aku tidak menghitung berapa hari lagi aku
akan menginjak 20 karena biasanya aku akan menghitungnya ketika sudah masuk
tanggal 20. Tapi tidak untuk sekarang. Kalian mau tau sebabnya? Apa kalian
pernah kehilangan empat orang yang kalian sayangi untuk selamanya dengan waktu
yang berdekatan? Jika iya, apa yang kalian rasakan? Sedih? Marah? Kecewa akan
kehendak Allah? Atau mungkin kalian bersikap bijak dan menggangap bahwa itu
adalah sebuah ujian yang diberikan Allah di tahun ini. Ya itu adalah sebab
kenapa aku melupakan beberapa hari spesial
dalam hidupku karena ditahun ini aku kehilangan empat orang anggota
keluarga ku. Pertama aku kehilangan keponakan cantik ku yang baru berumur 4
tahun dia meninggal karena sakit yang dideritanya sudah sangat parah selang
sepuluh hari kepergian keponakan ku, aku mendapat musibah lagi Uwak (sebutan
untuk kakak perempuan dari ayah-ku) dipanggil sang Khalik dan yang lebih
menganggetkannya lagi sebelum dia pergi di pagi hari yang cerah dia masih
mengadakan pengajian dirumahnya dan masih bercengkrama biasa bersama
anak-anaknya tapi setelah pengajian selesai ia merasakan pusing dan pingsan.
Anak-anaknya akhirnya membawanya ke rumah sakit terdekat disana Uwak mune
langsung ditangani dan akhirnya masuk ruang ICU yang membuat aku sangat
menyesal aku tidak sempat menjenguknya karena aku fikir dia akan sembuh,tapi
pada saat jam 2 pagi tepatnya hari senin,beliau kembali ke pangkuan sang maha
kuasa. Sebenarnya ujian ini belum berakhir sudah dua bulan terakhir ini salah
satu Uwak (dadang) ku juga sedang sakit beliau mengidap gagal ginjal, dan
sedang dirawat di rumah sakit. Aku sangat sedih bahkan merindukannya karena
beliau adalah orang yang sangat dekat dengan ku,aku merindukan
senyumannya,leluconnya bahkan kue yang selalu beliau berikan di pagi hari. Satu
bulan beliau menjalani perawatan di rumah sakit terkadang kondisinya baik
terkadang tidak. Seminggu kemudian beliau masuk ruang ICU selama seminggu di
ICU akhirnya kondisinya stabil dan dokter menyarankan agar beliau dipindahkan
ke ruang perawatan biasa. 3hari di ruang perawatan biasa dan disaat hari ke
tiga beliau menghembuskan nafas terakhirnya, yaa disitulah aku kehilangan uwak
ku untuk kedua kalinya,dan hanya selang sepuluh hari setelah kepergian uwak
mune. Entah aku harus merasakan apa entah aku harus marah atau tidak,sebagai
umat muslim aku sadar kalau setiap yang hidup akan mati,tapi ya Allah kenapa
harus bersamaan? Aku hanya bisa menangis. Kesedihan ku mulai terobati melihat
semua keluarga besar ku sudah tidak ada yang sakit aku terus berdoa agar kita
selalu dalam lindungan Allah. Aku fikir semua ujian ini sudah selesai ternyata
belum. Selang 40 hari kepergian uwak dadang, nenek ku jatuh sakit setelah
sebelumnya beliau jatuh di toilet. mendengar beliau jatuh saja aku sudah sangat
khawatir. Selang satu hari nenek ku jatuh dan akhirnya beliau terserang demam
setelah mengetahui jika guka darahnya naik hingga 300. Dan akhirnya bibi ku
memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit. 2hari dirumah sakit keadaannya tak
kunjung membaik, dan disaat hari ke 3 nenek ku dirumah sakit dan mungkin karena
Allah sangat menyanyangi nenek ku melebihi aku mencintai nenek ku,Allah
memanggilnya. Untuk kedua kalinya aku sangat amat menyesal karena aku belum
sempat berpisah aku belum sempat bercengkrama dengan nenek ku lagi,karena
disaat kedua orang tua ku pergi menjenguk nenek ku aku tidak bisa ikut karena
harus menjaga adik ku yang sedang sakit di rumah. Ini adalah tahun yang sangat
penuh ujian. Kehilangan empat orang yang aku cintai dalam waktu yang
berdekatan. Aku mencoba bersabar, dan menganggap semua ini adalah ujian dari
Allah agar kelak aku dan keluarga ku lebih menjadi manusia yang sabar. Dan aku
berjanji, aku akan mengambil hikmah dari semua ujian yang diberikan oleh Allah
SWT ini. Terakhir hanya satu pintaku, Ya Allah ringankanlah ujian kami ini,
jadikanlah kami orang-orang yang sabar,Amin.
Rabu, 25 Februari 2015
A confession
I think you're receiving all my flaws, I think you're very accepting
every word, every sentence that I convey to you. even I thought everything I
did with yours you will also accept it. but the thought of it all when it died
out I know you never accept it. but don't you realize how your attitude to me
all this time? You're acting as if it has never been the slightest thy have in
mind to ' avoid ' all that I do all that I say unto you. your behave as if you accept me, accept me for what it is, and as you said
and hit my shoulder softly and make sure if you are the best for me. I was not
a perfect human, and you did so. Sometimes I don’t accept that you did with me,
and soon I'll tell you, so did
every your word to me. But what ever I tell you all humanner of evil or perhaps
cunning? Or maybe a unpolished?? as me, I never tell thy way like that. I never
told you "you can criticize me, even you can shrug off my words if you
don't like it". What I was so scary to you always receive all of my words,
my treatment against mu gracefully. maybe you thought when you swerve my word,
I'll give a hit right in your face? Or maybe you think I'm going to kick you away until you land on
Mars?. Come on I'm not wonder woman even I'm not a human who was born of the womb of Ghatotkacha’s wife. I know even aware of you and I was not a
perfect human and has a lot of mistakes. but can you honestly with all your Word? Your deeds towards others? Don't
you know I was the one who seemed to be very, very wrong? When other people see
that we are not like the old days. I'm sad, very sad and disappointed, whatever
makes you like this, it makes you become very different, different when with me
and also when with others. I hope you can realize, although we cannot be like
the old days again. Let it all be memories and lessons for each of us. Forgive
me if I have this wrong, and I beg you don’t ever treat people who are near you
now like you did to me yesterday.
p.s= sorry for my bad grammar :)
Langganan:
Postingan (Atom)